Ini tulisan pengakuan 3 tahun yang lalu ..
dan saat ini hanya menjadi kenangan yang sama sekali sudah menjadi hal yang sangat biasa untukku.
untuk seseorang yang namanya kutulis dengan jelas, terima kasih sudah pernah memberikan kisah seindah ini :)
Terima kasih sudah menjadi cerita dalam hidup seorang ellya supria ningsih.
dan kini jangan khawatir, aku sudah menganggapmu hanya teman, tidak lebih :)
Karena perasaan yang tertulis sudah kadaluwarsa :)
Kelas
XI SMA, tingkat yang lebih tinggi dari sebelumnya.Bertemu dengan teman baru dan
yang pasti bertemu dengan orang-orang pintar lainnya.Karena aku mengambil
jurusan yang mungkin cukup dibilang keren dan bergengsi,ipa.Nama ku tercantum
di salah satu urutan kelas XI Ipa 6.Dan cerita indah-indah ku berawal dari
sini.Yang tak pernah ku sangka dan sangat mensyukuri itu adalah bertemu dan
diizinkan satu kelas lagi bersama sahabat-sahabat terbaikku.Ada yang lebih
menyenangkan dari ini ?sepertinya tidak.Hahaha…
Hari
demi hari ku jalani , XI ipa 6…
Kelas yang sangat berbeda dari
kelas sebelumnya.Kelas yang di dalamnya tidak ada kepemimpinan sepihak ataupun
adanya kekuasaan seseorang.Kelas yang bisa membuatku merasa damai dan bisa
membuatku berani.
Suatu
hari, XI ipa 6 kedatangan orang baru.Seorang anak laki-laki.Sepertinya dia
sudah cukup familiar.Buktinya, sebagian besar teman-teman sekelasku
mengenalnya.Sosok yang terlihat pendiam,sok keren dan tentunya sedikit imut
yang kulihat.Jack, biasa dipanggil oleh teman-temanku.Nama lengkapnya sih Lalu
Jaka Amrullah.
Setelah
cukup lama kujalani hari-hariku di kelas ini, aku benar-benar merasakan
kepuasan batin tersendiri.Seperti burung yang merasakan asyiknya terbang bebas
tanpa merasakan rasa yang dinamakan takut untuk berekspresi.Tapi, semakin lama juga
aku menyadari ternyata prediksiku salah.Dugaan tentang Jack.Yang awalnya ku
kira dia seorang cowok yang pendiam, ternyata salah.Dia lelaki yang sangat
menyebalkan!!Tuhan,,,baru pertama kalinya aku menemukan orang seperti dia.Hoeh…
Kenapa
tiba-tiba aku merasakan ada yang lain di hati ku.Kenapa diam-diam aku mulai
mengaguminya.Gak mungkin, ini salah!!Gak mungkin!!Yang benar saja, mengapa aku
bisa mengagumi sosok yang sering menjengkelkan aku.Tapi, apa dayaku??Aku benar-benar
mengalami sesuatu yang begitu konyol.MENGAGUMI JAKA!!
Semakin tak karuan perasaanku ini.Sampai pada
akhirnya aku harus bisa melawan kenyataan, kalau sebenarnya hatinya bukan
untukku.Tapi untuk teman sekelasku, Yuli.Suatu adegan ftv yang mungkin bisa
dibilang so sweet lah sepulang sekolah(kalo’ gak salah sih’lupa-lupa inget
soalnya).Jack nembak Yuli di depan teman-teman sekelas.Suatu pernyataan cinta
yang bisa dibilang gentlemen.Haha…Tampang serius Jack dan tampang malu-malu
Yuli menjadi tanah untuk mengubur perasaanku.Tuhan…akankah ada orang yang
menyatakan cintanya seperti ini kepadaku?Cinta diterima….sorak-sorai anak
sekelas terdengar ricuh.Dan sekotak coki-coki dibagikan.Aseeekkkk….coki-coki
gratis.Tapi aku tidak bisa membohongi perasaanku kalau aku sedang merasakan
suatu perasaan yang tak layak aku rasakan,CEMBURU!!
Mengingat
kejadian itu, membuat perasaan ini menjadi terganggu.Lebih baik kembali menjadi
Ria yang bebas tanpa memikirkan cinta.Single heppi!!Tapi apa, ada sesuatu yang
sedang berusaha masuk ke dalam hatiku.Arya, cowok berkamata, sangat baik padaku
, hmmm…. Aku memanggilnya kakak.Walaupun umurku lebih tua dari padanya.Hahaha…
Sama sekali belum
pernah menceritakan dia.Karena bagiku, kemarin dia orang biasa bagiku.Tapi
sekarang, dia bukan orang biasa.Kenyataan yang begitu membuatku terkejut.Dia
mengucapkan kata dengan ejaan S-U-K-A kepadaku.Jelaslah aku terkejut, rasanya
seperti tidak mungkin.Karena yang aku tahu, dia punya seeorang yang sangat dia
sayang,Ely.Tapi semua yang dia katakan kepadaku berbeda.Dia sayang padaku dan
sudah menganggapku lebih dari adik.Bisa dibilang aku cewek yang cepat percaya
apa kata orang.Saat itu juga sesuatu itu masuk ke dalam hatiku.Suatu perasaan
yang mungkin akhirnya hanya berakhir dengan dua kata, PATAH HATI!!
Tak bisa menyimpan
cerita ini sendiri, aku menceritakan semua yang Arya katakana pada Maya,Muti
dan Uciq.Tapi, Maya sangat menentang semua ini.Dia mempunyai bad feeling
terhadap Arya.Tapi, pikirku yang menjalani semua ini kan aku.Apa pun resikonya,
aku harus bisa hadapi.Mereka mendukung, tapi sedikit tak suka.
Tepat saat ulang
tahun temanku, Rina.Hari itu, malam itu aku melepas status lajangku.Hal
terindah yang pernah aku rasakan.Kata kakak berubah menjadi sayang.Aku
menjalani semuanya dengan penuh keceriaan.Dan membuatku membuat suatu
pernyataan “cinta pertama bukan berarti pacar pertama.Dan Arya adalah cinta
pertamaku.”Namun, kebahagianku tak berjalan lama.Sikapnya tiba-tiba
berubah.Menjadi sangat cuek.Ada apa ini???
Suatu kenyataan yang
membuatku merasa tulang-tulangku terasa lemas,jantungku berdetak cepat,dan
kakiku terasa enggan untuk berdiri.Arya balikan sama Ely.Mengapa Ia tak bilang
semua itu padaku??
Dengan berbekal
ketegaran aku menelponya…
“ciie yang udah
balikan..traktirannya mana??Appee..gag cerita-cerita!!Gimana ceritanya??”Kataku
penuh ketegaran.
“Siapa yang
bilang??”Tanyanya heran
“jujur aja, gag marah
kok ria!”
Tiba-tiba dia mengucapkan kata
yang membuat mataku menjadi mengeluarkan sesuatu,cair dan dihatiku rasanya
sangat sakit,AIR MATA!!
“maap
ya,aya’ orangnya gak setia.Dia yg ajak aya’ balikan, gak enak nolak.Aya’ juga
masih sayang dia.Maapin aya’ ya!Terserah dah ria mau apa-apain aya’!Ria mau
pukul aya’ ato apa,terserah!Maapin aya’!”Jawabnya.
Tut..tuut..tuut..telpon mati.Apa
yang sedang kurasakan saat ini???Rasa yang sangat menusuk.Lebih sakit daripada
terkena silet.Lebih parah daripada gatal-gatal karena alergi
udang.Tulang-tulang serasa tak lagi berfungsi.Aku merasakan menjadi orang yang
lumpuh.AKU BUTUH KURSI RODA!!
Malam
yang sangat menyakitkan.Tidurpun tak bisa.Mataku menjadi sangat sembab.Curhat
di ibu, membuatku merasa sedikit lega.Meskipun hal yang sangat tak disukai oleh
ibuku.Menangis karena lelaki.CEMEN!!Haha…Tapi apa dayaku.Aku juga manusia.
Saat
paginya, di subuh yang dingin Arya menelponku.
“
Bodoh!!”Katanya di sebrang
Kata yang pertama kali aku dengar
di pagi itu.
“Bodoh
sekali sih!Lebih percaya kata orang daripada pacarnya sendiri!Orang sengaja buat surprise untuk ulang tahunnya!Bodoh!dasar
bodoh!”
Kata-kata yang membuat
tulang-tulangku serasa kuat kembali,jantungku kembali berdetak normal,dan
tentunya membuat mataku tak akan sembab lagi.Ingin rasanya aku berteriak di
pagi itu, ARYA,,I LOVE YOU!! Semenjak
kejadian itu, aku telah mendapat satu pelajaran, follow your heart!!
Hari-hari
di sekolah saat itu kembali seperti semula.Namun, sikap cuek Arya masih saja
terlihat.Masih adakah yang tak ku ketahui???Yapppp….tepat sekali.Kenyataan yang
sempat menjadi kebohongan saat itu,kini telah menjadi kenyataan lagi.Dia
benar-benar balikan sama Ely.Pernah buat salah apa aku padanya??Sehingga dia
tega membuatku menjadi seseorang yang berstatus
“PELAMPIASAN”!!Ketidaksanggupanku membuatku berani menanyakan ini semua
padanya.Tapi apa jawabnya…
“Ria,
kita putus aja ya!Sekarang aya’ lagi banyak masalah!Sekarang aya’ lagi pusing
mikirin nenek aya’ yang hilang dari rombongan hajinya!”
DEG!!!Sepertinya kelumpuhan
sedang merasuk lagi kedalam tubuhku.Tapi, aku bisa sedikit lebih tegar dari
yang biasanya.Tepat tiga minggu, hubungan ini berakhir.Awalnya kupikir aku
cewek egois yang hanya mikirin diri sendiri.Tapi semua yang aku pikirkan salah,
dia benar-benar balikan sama Ely.Ingin ku meyakini diriku sendiri,aku bukan
untuknya.Dan kini aku berusaha untuk membencinya!!
Lagu
yang sedang hits saat ini Rossa-Hati Yang Kau Sakiti.
Ku menangis…
Membayangkan..
Betapa
kejamnya dirimu atas diriku,,
Kau
duakan cinta ini,kau pergi bersamanya..
Kumenangis..
Melepaskan..
Kepergian dirimu dari sisi hidupku..
Harus slalu kau tau..
Akulah hati yang telah kau sakiti….
Aku
berusaha menghadapi hariku dengan penuh ketegaran.Dan berhasil, aku masih bisa
tersenyum di depannya.Hari-hari yang sangat berbeda dari hari sebelumnya.Karena
aku telah divonis suatu penyakit yang sangat tak kuinginkan, PATAH HATI.Bodohnya
aku yang tak mendengar kata teman-temanku.
***
Disaat
hari-hariku masih terkena penyakit parah itu, ada seseorang lagi yang hampir
bisa mengobatinya.Riji, mantanku.Semua sikapnya padaku,semua perhatiannya
kepadaku,membuatku merasakan kesejukan lagi.Kesejukan yang selama beberapa
bulan itu telah ditutupi oleh panasnya kenyataan.Dia orang lama, yang kembali
hadir dalam hariku.Memberikan semua perhatiannya.
DBL
2010, aku menjadi salah satu panitia disana.Kesibukan sedang menyerbuku.Dan
sekolah Riji, menjadi salah satu peserta dalam ajang bergengsi itu.Di ajang
itu, dia memberikan semua perhatiannya kepadaku.Dan tentunya itu membuatku
terkagum-kagum dan kembali memujanya.Haha..
Bagaimana tidak, dia bela-belain
jemput aku dari rumahnya yang cukup jauh dari gedung basket.Meskipun aku
membawa motor, dia tetap menjemputku.Karena, setiap hari aku pulang
malam.Beginilah nasib orang yang mencari nafkah untuk menghidupi
keluarganya.Hihihi….
Oh
no…aku terperangkap lagi.Saat ia berjanji, ada yang Ia akan katakan padaku
setelah DBL berakhir.Tapi, sampai saat ini..itu masih menjadi sebuah tanda
tanya besar.Hatiku serasa dipermainkan olehnya.Dia datang dan pergi
semaunya,dan dengan bodohnya aku terima itu.Tapi mengapa, hatiku masih enggan
‘tuk melupakannya??Dua tahun perasaan ini berjalan, setiap 11 januari aku
merasakan dia masih hadir dalam hariku.Selama dua tahun, kata yang dia janjikan
itu ‘tak pernah ia ungkit-ungkit lagi.Dan aku terima itu.Bersamanya aku
merasakan, cinta tak harus memiliki.
Aku
sempat menjalani hubungan dengan orang lain, karena aku sempat berpikir
daripada menunggu yang gak pasti lebih baik menyambut yang ada.Tapi hubunganku
tak berjalan lancar, bayang-bayang Riji masih menetap di otakku.Dan saat itu
aku telah melakukan suatu kesalahan besar dan saat itu aku tak jauh beda dengan
Arya, menjadikan seseorang “PELAMPIASAN”.Aku merasa diriku menjadi orang
tertega di dunia.Tuhan…maafkan aku!!Dan semua ini juga gara-gara Riji!!Kadang
dia membuatku senang, kadang dia membuatku menangis.Aku ingin menjadi yang
terbaik untuknya dan selalu jadi yang terbaik.Tak ada yang membuatku begitu
senang saat dia mengucapkan,,
“
pertama Ji gak semangat maen,trus waktu ria nonton,jadi semangat Riji!EEhh pas
Ria pulang,gak semangat lagi!Kalah dah!”Ucapnya padaku
Saat itu juga Aku menobatkan
diriku menjadi wanita terbahagia didunia.Pertandingan tenis membuatku dekat
lagi dengannya.Memberikan semangat setiap dia bertanding.Tuhan, aku ingin
selalu bahagia seperti ini.Tapi jujur, ada yang masih janggal dalam
hatiku.Seandainya dia menjadi pacarku lagi.Setelah pertandingan itu, dia
menghilang cukup lama.Dan kembali lagi dengan sejuta perhatiannya.Sosok cowok
yang bisa membuat ibu,bapak dan pamanku menyukainya.Terutama pamanku, karena
suatu hobi yang saat itu juga mulai kusukai, tenis.
Selama
dua tahun aku menunggu kejelasan dari hubungan tanpa status ini.Bila dia tak
menginginkanku, katakan saja.Penantian ini membuatku tak berdaya.Walau tlah ku
coba melepaskan bayangnya, namun harus kuakui,itu tak semudah yang kukira.Dan
penantian ini berakhir saat ia mengatakan..
“jujur,
Riji masih sayang Ria.Tapi, Riji masih ragu sama perasaan Riji.Riji lebih
nyaman kita sahabatan.Jugaan Riji takut, kalo kita pacaran,kita putus lagi!Riji
gak mau itu!”
Hhhh…kata-kata yang membuatku
sedikit lega.Karenanya, membuat hati yang penuh tanda tanya itu berubah menjadi
tanda seru atau titik yang jelas bukan tanda koma.Haha…
Aku
kembali menjadi Ria yang single heppi tanpa cinta.Dan sempat membuat kesalahan
lagi.Membuat orang menjadi pelampiasan.Menjadi Ria yang jahat.Dan itu terjadi
pada Anto,adik kelasku.Aku hanya bisa berkata, Maaf!!
Kosong.Itu
yang aku rasakan.Sampai hatiku diisi oleh suatu perasaan yang dulu terkubur
cukup lama dan kini bangkit kembali, Jaka.Tapi jauh berbeda, aku yang setiap
hari dibuat kesal olehnya membuat aku sangat membencinya.Rasanya ingin
menelannya hidup-hidup atau mencincangnya.Tuhan, hidupku gak
tenang!!Hari-hariku sepertinya sudah terbiasa oleh kekesalan terhadap makhluk
tuhan itu.Tiada hari tanpa teriakan “JAKA!!!!!”.
Baik
sih sebenarnya, tapi menyebalkan.Sampai suatu ketika perasaanku berubah, saat
ia mengantarku pulang.Di perjalanan kumerasakan dia sedang menarik hatiku untuk
mulai kembali mengaguminya.Ya…congratulation
Jack!!You got one point from me!!Dia
membuatku tertawa lepas dan mengapa aku harus bahagia melihatnya tertawa
juga.Meskipun tertawanya karena mengejekku seenak jidatnya.Hhhh!!!
Kekesalanku
menjadi sebuah kekaguman.Walaupun masih kusembunyikan jauh dalam lubuk
hatiku.Karena kata orang, dia manis sama semua cewek.Keraguan pun dating, tapi
kembali lagi dan sepertinya akan menetap cukup lama.Tapi, hatiku berkata “Gak
usah Ria,gak usah!!”.Aku selalu bekecamuk dengan perasaan itu.Sampai suatu
ketika, dia mengantarku pulang lagi.Dan saat itu, langit sangat mendung.Setiap
diantar pulang olehnya, aku selalu puas memandangnya.Walaupun dari belakang,
kadang aku selalu tersenyum sendiri jika aku mengingat sikapnya yang sangat
jahil padaku.Jaka, you maked me
confused!!
Tiba-tiba, hujan turun dengan derasnya.Aku berusaha
bersembunyi dipundaknya yang kecil namun terasa nyaman.Rasa tak enakpun
menghampiriku.Seandainya bisa, biar aku saja yang basah kuyup.Bukan
Jaka.Jasanya saat itu membuat kekesalanku padaku hilang dan hebat Jaka…kamu
berhasil!Kamu berhasil membuat aku kembali mengagumimu lagi.
Hariku
benar-benar telah berbeda sejak insiden hujan-hujanan bersama Jaka.Mungkinkah
aku bisa mencegah perasaan ini?Karena ini tak mungkin terjadi, menyukai teman
sekelasku lagi.Aku takut, lama kelamaan perasaan ini menjadi perasaan sayang.Remember Ria, jangan terlalu cepat
sayang dan percaya pada kebaikan orang!
Semakin
hari, perasaan ini semakin gak karuan.Dan yang pasti, keraguan yang ada
dihatiku saat ini semakin besar.Kebingungan dia menyukai siapa saat ini,
menjadi pertanyaan besar dalam otakku.Soalnya, saat itu dia sangat dekat dengan
sahabatku, Maya.Melihat kedekatan mereka, membuatku sangat down.Sempat merasa kesal, tapi apa guna rasa kekesalan itu.Bagiku,
sahabat yang utama.Gak mungkin kan gara-gara cowok persahabatan jadi
hancur.Berusaha membuang perasaan ini, itu yang harus kulakukan saat
ini.Kedekatan mereka, hhh…I’m not wonder
women God!!Come on, Ria!Dump it On!!right now!!
Prinsip yang aku pegang saat ini, “Lebih baik
ngejaga perasaan orang lain daripada ngejaga perasaan diri sendiri”.Aku yakin,
aku pasti bisa.Kedekatan mereka semakin hari semakin membuatku ragu.Apalagi
saat itu, Maya sudah putus dengan Daus.Dan Maia sempat mengatakan kalau Jaka
itu mirip Daus sifatnya.Hatiku semakin sakit rasanya saat aku, Maya dan Jaka
menonton road race yang diadakan di sirkuit dekat rumahku.Posisi kita bertiga
saat itu seperti film cinta 2 hati, aku sebagai tika, maya sebagai Olivia dan
Jaka tentunya sebagai afgan.Haha…it’s so
stupid mind!!
Sampai pada suatu ketika, keinginanku untuk bermain
bianglala membuat aku dan Jaka kembali dekat.Dia mau menemaniku naik
bianglala.Sepulang les hari sabtu, malam minggu aku dan Jaka pergi ke pekan
raya.God…what happen??If I dream know,
please make me wake up!!Ternyata bukan mimpi, ini nyata!!Lihat,,diatas
kepalaku pelangi muncul dimalam hari.Haha…
Waktu
bersamanya seakan membuat masalah yang aku hadapi saat itu terasa sirna
seketika.Tertawa dan ejekan selalu hadir di sela-sela kebersamaan
kami.Bianglala terang sedang berputar riang di dekat kami.Tapi sayang, dia gak
mau naik bianglala.Kecewa!!Malah dia mengajakku masuk ke rumah hantu.Beranikah
aku??Berani gak berani aku harus berani, aku gak mau membuatnya kecewa!
Gelap
dan cukup mencekam.Itu keadaan yang bisa ku gambarkan dari rumah hantu
itu.Genggaman tangan seseorang sedang kurasakan, tentunya bukan genggaman hantu
melainkan genggaman orang yang sudah mulai kusayangi saat ini, Jaka.Ya Allah,
bisakah aku menarik kata-kataku kemarin?Kata-kata untuk melupakannya dan
menghapus perasaanku terhadapanya?Sepertinya bisa…Hahahaha…
Jujur,
malam itu ada sesuatu yang aku tunggu.Aku menunggunya untuk berkata “Mau gak
jadi pacar saya?” hahahaha…meleset!!Keluar jalur!!Tapi seenggaknya, malam itu
aku bisa merasakan hadirnya perasaan yang mungkin sudah lama hilang.Perasaan
menyayangi seseorang tanpa embel-embel seorang.Cowok pertama yang membuatku
merasa tenang dalam keramaian malam.And
you know guys,,what he said??
“Seneng saya malming ne…udah diajarin buat liat
pelangi malam..nite MGA”
MGA singkatan dari My Good
Angel.Oh no!!Aku bahagia dan sangat bahagia.Walaupun sesuatu yang aku tunggu
tak terjadi, tapi dia sudah sangat membuatku merasa menjadi wanita terbahagia
di dunia.
Perjuangan
untuk meyakini hatiku bangkit kembali.Masih bolehkah?Oh tentu!!Right now!!Semakin hari dia semakin
berbeda, membuatku penasaran.Sampai suatu ketika, aku mengirimkan sms
iseng-iseng padanya yang mengharuskan aku untuk berkata jujur padanya.Tak bisa
ku cegah lagi, aku masuk ke dalam perangkapku sendiri.Perangkap yang mengharuskan
aku untuk mengatakan apa yang aku rasakan.Dengan keberanian yang aku miliki,
aku memberitahukan semua yang aku rasakan.Dan gak ada yang buatku begitu
terkejut, apa yang aku rasakan ternyata sama dengan apa yang dia rasakan.
“
sebenernya saya juga seneng deket sama kamu,apalagi malming kemaren!Tumben saya
seseneng itu..saya seneng misalkan klo saya ngolok kamu,kamu tanggepinnya
ketawa-ketawa aja..ya meskipun kadang ngolok juga……..”Ucapnya
Jelaslah saya ketawa aja, saya
gak bisa marah-marah lagi sama kamu.Hahaha…berawal dari itu, aku dan Jaka
menjadi sangat dekat.Ingin ku umumkan pada semua orang, kalau aku wanita yang
sedang jatuh cinta.KONYOL!!!
Untuk
kedua kalinya, dia mengajakku pergi ke pecan raya.Gak mungkin nolak.Malam
minggu kedua aku bersamanya. Di
sepanjang perjalanan,tak luput mataku memandang kagum padanya.Tuhan, siapakah
orang yang ada bersamaku ini??Jika aku diberi kesempatan bertanya, aku kan
bertanya,siapa orang yang pantas ‘tuk kucintai selain dirinya??Jika aku diberi
sebuah pilihan, aku kan memilih dirinya bukan orang lain.Terima kasih atas
kesempatan ini.Kesempatan untuk bersamanya.Bisakah suatu saat aku menjadi orang
yang disayangnya?orang yang dicintainya?Lamunanku bubar, tak terasa pekan raya
sudah ada di depanku.Melihat keramaian, terang lampu dan tentunya melihat
bianglala yang sedang berputar dengan riangnya.Lagi-lagi aku teringat kata-kata
Uciq,”kalian berdua kalo pergi samaan, ntar dikira anak hilang”.Kurang asem,
hahaha….
Bersamanya
seakan waktu berhenti dan hanya milik kita berdua.Gombal!!Haha….kata-kata yang
pernah dia katakana padaku.Suatu surprise yang gak terduga, dia mau naik
bianglala.Yeeeeeee…….aku senang……aku bahagia….Hahahaahha….Seiring bianglala
berputar, matanya memandangku.Tuhan, degup jantungku berdetak dengan kencang.Seperti
ada kembang api yang sedang diledakkan di atas kepalaku.Hihihihi….Tiba-tiba
tangannya meraih tanganku dan berkata, “ seneng??ini semua untuk kamu!”.Kembang
api semakin banyak meledak di atas kepalaku.Badanku serasa terbang tak tahu
kemana.Perasaan ini bisa kukeluarkan saat kami berdua teriak.Tapi jujur, saat
itu aku belum bisa menjadi diriku sendiri.Ada kepribadian lain yang sedang aku
rasakan saat itu.Aku berusaha untuk menjadi diriku sendiri didepannya, please comfy your self,Ria!!Kata-kata
itu yang selalu kukatakan pada diriku sendiri.Di atas bianglala, diatas
keramaian, aku dijadikan cewek terbahagia didunia.Lebaii!!Hahaha….
Blepotan,
itu yang terjadi padaku saat makan es krim goreng rasa strawberry.Ribet
Ria!!Hahahaha….Ada keanehan yang kurasakan saat pulang bersamanya.Kenapa lewat
sangkareang???Apa maksud muter-muter sangkareang??Dan tiba-tiba berhenti di
atas trotoar pinggir jalan depan sangkareang.
“Kenapa
berhenti?”Tanyaku bingung disertai perasaan deg-degan
Jujur, aku takut malam itu.Tempat
yang tak kusukai,gelap dan sepi.Dipinggir jalan dan bersama seorang cowok pula,
sangat tak menyukai itu semua.
“mau
tunggu uciq, katanya dia mau ketemu kita!”Jawabnya santai
Uciq???ada urusan apa??Alasan
klasik sepertinya.Gak mungkin Uciq mau ketemu dia.Tiba-tiba dia membelakangiku,
dan berbalik menggenggam tanganku.
“Mau
gak jadi pacar saya??”
Kata-kata yang sangat aku
tunggu-tunggu terucap darinya.Aku hanya bisa menjawab dengan
malu-malu.Mengiyakan pertanyaannya.Masih belum menyangka, orang yang sempat
membuatku benci, orang yang sering membuatku senyum tanpa teman, suntuk tanpa
masalah, marah tanpa cela, gelisah tanpa masalah, berfikir tiada akhir,
ternyata kini menjadi pacarku.Itu yang aku harapkan sejak dulu, namun perasaan
itu sempat terkubur.Sabtu,6
November 2010…Hahahaha……aku senang, aku senang, aku senang!!!
Hari
ini aku telah jatuh cinta…
Takkan
mampu aku menyangkalnya…
Jatuh
cinta kepadamu…
Sosok
yang sering menjengkelkan aku…
Sering
menggangguku…
Kau
permainkan rasa hatiku…
Namun
kini aku berbalik,,
Jatuh
cinta dan bernyanyi…
Menjalani
hari bersamanya, membuat hariku menjadi sangat bahagia.Dia membuatku merasakan,
ini yang namanya saling menyayangi.Namun ada satu masalah dalam diriku, aku
bisa menjadi bisu di depan dia.Dan jujur, aku masih jaim didepannya.Karena, aku
tak ingin jika nantinya aku melakukan kesalahan yang membuatku harus kehilangan
dia.Aku tipe orang yang sangat takut melakukan kesalahan.Tapi, ada untungnya
juga sih.Aku bisa menjadi orang yang lebih sabar dan tentunya bukan orang yang
cepat marah.Kekesalan sering menghampiriku akibat dari sikapnya.Namun apa
dayaku, Tuhan.Melihatnya membuatku merasa tenang dan kekesalan itu menjadi
lenyap.Seandainya jika aku marah, apakah bisa menjamin dia akan tetap
bersamaku??Jika tidak???NO!!!Aku ‘tak ingin menjadi wanita pemarah yang karena kemarahannya
harus kehilangan orang yang disayangnya.
Aku
takut kamu pergi,
Kamu
hilang,
Kamu
sakit,
Aku
ingin kau disini…
Disampingku
selamanya…
Aku
‘tak pernah melarangnya untuk bergaul dengan siapapun.Dan tentunya, aku selalu
memberikannya waktu bersama teman-temannya.Karena aku sadar, dia juga punya
waktu sendiri, tidak hanya dihabiskan bersamaku.
Di hari ulang tahunku
yang ke-18 tahun, dia memberikanku sesuatu yang mungkin tak bisa semua orang
berikan, kebahagian.Memilikinya menjadikan kado terindah di umur ke-18 tahunku
ini.Menghabiskan waktu di tanggal 13 Desember bersamanya, makan jagung dan
minum kelapa berdua di pinggir pantai,
it’s so nice moment.Spongebob lucu yang sangat besar adalah hadiah
darinya.Bila mengingat semua itu, aku ingin selalu dan selalu tersenyum.
Tiga
bulan bersamanya, sangat indah.Walaupun aku sempat mengalami keraguan
padanya.Aku sempat tak mempercayainya lagi.Apalagi saat melihat status di
facebook seorang cewek yang tak lain adalah mantannya,Erie.Aku sangat kesal
melihat statusnya.Tapi, berusaha ku tepis semua kekesalan itu.Biarkan saja dia
mau bilang apa, yang pasti aku dan pacarku baik-baik saja.Kepercayaanku semakin
bercabang, saat seseorang mengatakan kalau dia pernah melihat ada seorang cewek
diwarnetnya Jaka.Rasa takut kehilangan itu muncul.Aku tak ingin sakit lagi ya
Allah.Sampai ia meyakiniku dengan kata-katanya yang membuat hatiku mempercayai
dia seutuhnya.Merasa menjadi cewek bodoh sudah tidak mempercayainya.Maaf
sayank…T.T
Selasa
diawal Februari 2011, tidak melelahkan seperti biasanya.Libur
pengayaan…asseekk!!!Aku, Muti dan Uciq menikmati waktu itu dengan berkaraoke
ria dirumah Muti.Walaupun suara pas-pasan, yang penting senang.Tidur siang
bersama mereka, layaknya ikan teri yang sedang dijemur.Haha…di sela-sela tidur
siang kami, tiba-tiba ada suara misterius yang kami dengar.Uciq mengira suara
hp jatuh, tapi ternyata suara gas alam yang diciptakan Muti.Spontan, itu
membuatku tertawa.Tentu saja masa-masa ini yang akan aku rindukan kelak.Masih
bisakah kami seperti ini??Masih bisakah kami berebut kamar mandi tiap hari
selasa??Tuhan, mungkinkah aku sanggup berpisah dengan mereka?
Rabu
yang indah, walaupun diawali dengan cuaca yang mungkin bisa dibilang
buruk.Hujan.Seseorang yang membuatku ingin selalu tersenyum di pagi ini,Jaka.Seeorang
yang telah membuat tulang-tulangku serasa lemas, jantungku berdegup dengan
kencang karena selembar kertas yang bertuliskan I LOVE U bertinta merah yang
diberikannya padaku.Do you know what I
feel??Walaupun ternyata itu punya Emond, teman sekelasku juga, tetap saja
itu kudapat darinya.Pipiku serasa memerah mengingat peristiwa ini.Ingin rasanya
ku menghampirinya dan membisikkan sesuatu di telinganya “I LOVE U TOO”.
Siang
hari di 02 Februari 2011, pertama kalinya aku menyantap makanan yang bernama
batagor.Ternyata sangat enak.Haha…terdengar sedikit konyol, tapi inilah
aku.Seorang cewek yang mungkin bisa dibilang aneh karena tak bisa menyantap
makanan sembarangan.Aku juga bingung mengapa aku seperti ini.Tapi inilah aku,
Ria.Batagor pertama yang kumakan itu batagor yang dibeli Dana, teman
sekelasku.Ingin berkata, “Thank’s Dan, batagornya!”.Haha…dan aku telah
mengatakan itu.
06
Febuari 2011…
Suasana pulang
sekolah yang cukup panas…tapi tidak menyurutkan niatku untuk latihan
drama.Walaupun aku hanya dibagian tata artistic, tentunya aku tak ingin
melewatkan masa-masa latihan yang lucu bersama anak-anak ipa 6.Mengapa hari ini
kuceritakan??Karena hari ini bagiku hari pertama dimana Jaka mengucapkan
sesuatu yang tak pernah Ia ucapkan langsung.Saat latihan, dia duduk
disebelahku.Bersamanya…membuat jantungku seakan meledak detik itu juga.Apalagi
tiba-tiba ia membisikkan,
“Sayang kamu, Yank!”
Wooww…it’s so surprise!!Hal itu
membuatku bisu, tak tahu harus berkata apa lagi.Kakiku gemetar dan tidak
tahukah dia, tidak melihatkah dia, ada pelangi di atas kepalaku.Hahahaahha…..
09
Febuari 2011…
Hari
dimana aku merasakan suatu perasaan yang membuatku begitu takut, membuat
tubuhku lemas, membuat hatiku sakit dan tentunya membuatku merasa menjadi
seseorang yang patut dikasihani.Cemburu.Aku cemburu.Bagaimana tidak, sepulang
pengayaan sekolah, aku memintanya mengantarku pulang.Aku menunggunya di depan
pos satpam.Jarakku dengannya tak begitu jauh, dan tahukah apa yang
terjadi??Tiga orang cewek menghampirinya.Sempat syok melihatnya.Tapi, tak
apalah.Tiba-tiba mataku terbelalak melihat salah satu dari cewek itu menarik
tangannya dan memperkenalkan dirinya.Mengapa harus aku yang melihat itu?Dan
saat itu aku benar-benar berharap Jaka melihatku, menganggapku ada didekatnya.Tapi
apa, TIDAK SAMA SEKALI!!!Aku kecewa?Ouu tentu!!Aku marah!!Pasti!!Aku beranjak
dari tempat itu, entah apa yang kucari.Tapi yang pasti saat itu aku butuh orang
tempatku mengadu.Tapi tak ada satupun.Bersembunyi…hanya itu yang bisa
kulakukan.Aku tak tahu apa yang aku rasakan saat itu, enggan untuk tertawa
maupun berbicara.Mungkin sepanjang perjalanan Jaka merasakan apa yang aku
rasakan, atau mungkin tidak sama sekali???Tak tahulah, yang pasti hari itu
mood-ku hancur.
Malam
harinya, aku sudah tak bisa lagi menyembunyikan perasaan marahku padanya.Dan
dia menyadari itu.Tapi yang membuat aku tambah kesal, dia tak tahu salahnya
dimana.Mungkin, jika sore itu ia melihatku saat tiga cewek itu menghampirinya,
aku tidak marah.Tapi, TIDAK!!!Mungkin malam itu ia juga kesal padaku, karena
aku tak menceritakan letak salahnya dimana.Mengapa tiba-tiba aku merasakan
penyesalan??Mengapa aku harus marah padanya.Huh…malam yang tak indah.Aku pun
menceritakan semua yang membuatku kesal dan marah padanya.Tapi satu hal yang
membuatku terkejut, hapenya mati.Aku berpikir, mungkin dia masih di warnetnya
dan ia tak membawa carger hp.Yang aku rasakan saat itu adalah rasa sedih yang
tak ada ujungnya mungkin.Haha…Hanya Maia, Muti dan Uciq yang bersedia mendengar
keluh kesahku.Waktu menunjukkan pukul 23.30, kubuka hp-ku.Tapi, smsku belum
saja terkirim.Malam itu aku sangat ingin mengucapkan maaf padanya.Tapi, sampai
pukul 00.00 hpnya belum diaktifkan juga.Malam itu , rasa mengantukku seakan
lenyap karena perasaan takutku.Aku hanya bisa menangis, melihat hp-ku dan saat
itu yang aku tunggu hanya “ Succes to ..Jaka “.Sempat ada yang mempertanyakan,
mengapa aku menyimpan nomernya dengan nama “JAKA” .Dengan santai ku jawab,
“
kemarin sempet nulis “saiiiank”, tapi setelah liat nama saya di hp-nya “ria ipa
6”, langsung tak ganti namanya jadi JAKA!!”
Hahaha…kembali ke cerita
awal.Menunggu berita terkirim.Tiap satu jam sekali aku terbangun di malam
itu.Pukul 03.00 dini hari, aku masih belum bisa tidur.Mungkin mataku sangat
sembab karena tangisku.Aku belum bisa mengendalikan perasaanku.Aku gagal
menjadi seorang yang sabar.Aku gagal!!!
Subuh
yang dingin di tanggal 10 Febuari 2011, mungkin ini yang pertama kalinya aku
berangkat sekolah pagi.Tapi tidak ke sekolah langsung, melainkan ke rumah
Muti.Di rumah Muti, aku bisa bebas bercerita tentang apa yang aku rasakan.Dan
saat itu, satu hal yang membuatku terkejut, sesuatu yang aku tunggu-tunggu
terjadi.”success to ..Jaka”.Gak bisa digambarkan apa yang aku rasakan saat
itu.Yang pasti suatu kelegaan yang membuatku agak sedikit kesal.Dengan
santainya dia bilang kalo dia senang lihat aku cemburu.Nyakit tau gak
sih!!!STUPID!!!
Di
sekolah, aku masih enggan untuk menyapanya.Tapi, jujur aku gak sanggup.Sehari
saja gak senyum sama dia, ngobrol sama dia, kayaknya gak lengkap.Sore hari,
tiba-tiba muncul pemikiranku untuk mampir ke warnetnya setelah pulang dari
rumah tanteku.Berbekal dua crepes yang kubeli di pinggir jalan,,haha.Aku ingin
selalu bersamanya, bersamanya tanpa ada masalah.Meskipun ada masalah, aku
berharap kami bisa memperbaikinya.
Senin,
14 Febuari 2011…
Bagiku hari ini biasa
aja.Kenapa mesti setiap tanggal 14 Febuari orang-orang ngerayain hari kasih
sayang.Gak penting kayaknya.Tapi, di hari ini seseorang telah memberikan aku
sekotak coklat berwarna kuning berbentuk hati yang didalamnya ada cha-cha
kacang dan coklat berbentuk boneka membawa sebuah cinta.Mungkin itu
melambangkan dirinya yang membawakan aku sebuah cinta.Haha……orang itu adalah
orang yang selalu menemaniku selama hamper empat bulan ini, siapa lagi kalau
bukan pacarku, Jaka.Malam di 14 Febuari,
banyak bintang dan saat itu dia melakukan sesuatu yang sangat aku senangi,
membuat rambutku berantakan.Karena bagiku, hal itu membuatku merasakan menjadi
orang yang sangat disayang.Hahaha…
Selasa, 15 Febuari
2011…
Pertama kalinya buat cake buat pacar.Hoeh,,
meski harus bangun pagi-pagi tapi gak pernah ngerasa capek.Cake kacang dengan
dibalut coklat putih.Tapi, agak sedikit kecewa karena hasilnya gak sebagus yang
dibayangkan.Haha…tapi cake itu hasil jerih payahku sendiri hanya untuk
jaka.
Minggu, 20 Febuari
2011…
Hari yang sangat
melelahkan.Ditambah lagi aku harus dihadapkan pada suatu kenyataan yang
membuatku sangat terkejut.Membaca status wanita yang aku anggap tidak mempunyai
malu, Eri.Eri, mantan Jaka yang selalu menulis status tentang Jaka walaupun Ia
tahu Jaka sudah punya pacar.Tanggal !5 Febuari, mereka berdua bertemu.Mengapa
harus aku tahu lewat statusnya, bukan dari mulut pacarku sendiri.Berusaha untuk
menanyakan semua itu pada Jaka, dan Jaka menjawab semua pertanyaanku dengan
jujur.Dan aku merasakan sedikit kelegaan , walaupun hatiku masih tertutup oleh
kekcewaan.Aku masih ingin bertanya banyak, namun pertanyaaanku terhenti saat
Jaka menjawab semua pertanyaanku dengan nada yang ketus.Aku takut, aku
takut!!!Hal yang palng kutakuti saat itu adalah Ia marah karena ku.Dan Aku
sangat tidak menginginkan itu.Malam iu aku berusaha menghilangkan rasa
kecewaku, walaupun sulit.Tapi, aku harus bisa.Aku tak bisa melihatnya diam,
cuek apalagi tak melihatku.
Seandainya dia tahu
apa yang aku rasakan saat itu.Pagi hari yang cukup panas di tanggal 21 Febuari
2011, hari yang sudah membuat air mataku jatuh lagi.Hari yang sudah membuat
Jaka cuek padaku dan hari dimana Aku sangat ketakutan karenanya.Ada apa
sebenarnya??Caca, teman sekelasku menyangka aku dan dia bertengkar.Tapi
setahuku, kami baik-baik saja.Soalnya, Caca heran mengapa Jaka tidak menitipkan
hp dan dompetnya di Aku.Otakku mulai berpikir saat itu, tidak percayakah dia
padaku??Dan saat itu, kebisuan dan kecuekan sedang menimpanya.Padahal saat itu
aku berharap dia melihatku senam lantai, berharap dia berkata “ good luck ”
seperti biasanya.Tapi, keberadaannya sudah lenyap dari tempat itu.Pergi tanpa
berkata apapun saat itu.Ingin tertawa, rasanya tak ingin.Ingin berbicara,
rasanya tak ingin.Dan saat itu yang ingin aku lakukan hanya menangis
mengasihani diriku yang mungkin sudah membuatnya diam seperti itu.Tapi, apa
??????????
Aku cewek cengeng, iya.Aku hanya
pura-pura bertampang tegar, selalu tertawa.Walaupun dibalik tawaku aku
menyimpan kesedihan yang mungkin tak bisa dimengerti oleh siapapun.Aku wanita
yang sangat menyayanginya, mungkin Ia tak tahu seberapa besar rasa sayangku
padanya.Yang pasti, rasa sayang yang aku punya lebih besar dari yang dia punya.Aku
yang selalu berusaha menjaga perasaannya, aku yang selalu berusaha menjadi yang
terbaik.Tapi, akankah dia tahu itu???Bisakah dia merasakan itu???
Waktu berjalan enam bulan,
sikap cueknya makin menjadi-jadi.Aku sakit, aku sedih, ingin rasanya menangis
bila ia mulai bersikap dingin padaku.Hingga suatu ketika orang lain mengisi
hariku dengan sejuta pengertian dan perhatian yang dia berikan.Dia membuatku
lupa dengan segalanya, namun satu yang dia tak bisa hapus dari hatiku, rasa
sayangku pada Jaka.Sampai pada suatu ketika, aku mengambil suatu keputusan yang
membuatku begitu menyesal, mengakhiri semuanya.Dan lebih memilih orang yang
belum lama ku kenal.Berawal indah, namun ternyata dia tak lebih baik dari
Jaka.Saat itu, aku benar-benar rindu akan sosok seseorang yang selama enam
bulan ini mengisi hari-hariku.Ternyata aku sedang membohongi diriku, aku tak
mencintai orang itu.Aku hanya menyukainya, tapi tak menyayanginya.Maap bila ini
yang aku berikan.
Kisah indah telah berakhir dengan suatu kesakitan yang teramat dalam.Semua
indah yang dia pernah berikan, seenaknya dia tukar dengan luka yang begitu
membekas di hatiku.Aku hancur, aku bisu, aku sakit, sakit sekali.Adakah waktu
untukku untuk mengerti semua ini??mengerti semua yang telah terjadi??
Kesabaran, kasih sayang, perhatian yang pernah aku berikan padanya, pernahkah
dia rasakan??Pernahkah dia sadari?? Pernahkah?? Aku yang selalu berusaha
menjadi yang terbaik untuknya, selalu berusaha mengerti dia, inikah yang
dibalas untukku?? Sampai begini sajakah?? Mengertikah dia akan diriku saat
ini?? Mengapa begitu teganya dia memberikanku sesuatu yang telah membuatku
begitu terluka?? Tuhan, beri aku satu alasan mengapa dia menjadi begitu!!
***
Dua tahun berlalu…
Dan sore ini, di
akhir Januari ini aku hanya ingin menumpahkan semua rasa yang aku punya hanya
untuk seorang Jaka. Saat ini aku bersama seorang yang sangat menyayangiku,
Ridho. Hatinya terlalu lembut untuk kuberikan goresan tajam lagi. Disisi lain,
dari 6 November 2010 sampai detik ini, namanya belum bisa hilang, Jaka. Ingin
kuulang waktu agar saat itu emosiku bisa terkontrol. Aku pernah berkata, aku
TAKUT untuk marah padanya, apalagi cuek. Aku takut, bagaimana kalau aku tak
bisa bersamanya lagi? Ternyata emosiku saat itu tak bisa terkontrol, dan bim
salabim kita sudah tak bersama lagi. Namun, emosi itu tak bisa mengahpus
perasaan yang aku punya untuknya.
Sempat suatu hari,
hati kita bertemu lagi. Tapi, dia berkata kita tak bisa bersama karena dia
jauh. Dia tak dipulau yang sama denganku lagi. Yah, aku tak peduli asalkan aku
masih bisa mendegar kata sayang darinya. Tapi, lama-lama rasa jenuhku tiba
karena kabarnya sering menghilang. Kuputuskan untuk membuka hati pada orang
lain. Dan saat itu, aku tak tau jika dia masih sangat menyayangiku. Hatiku
goyah seolah sekarang sedang terdampar di dua pulau. Tuhan.. aku menyayanginya,
masih menyayanginya. Membaca semua kenangan yang aku punya bersamanya membuatku
meneteskan air mata lagi. Tahukah dia setiap hariku menjalani bersama orang
lain tidak seperti dia dan selalu ada bayangan dirinya? Tahukah dia perasaan
ini terlalu besar untuknya?
Mungkin takdir memang
berkata lain, kita masih belum bisa bersama. Mengingat tentangnya saja sudah
cukup bagiku, apalagi tahu ternyata dia masih sangat mencintaiku. Mungkinkah
aku bermimpi dia berkata seperti itu ?
Salah satu kata yang
aku kutip dari salah satu film, cinta itu dipilih bukan memilih. Saat ini aku
pilih dia dan dia sepertinya menjadikanku pilihannya (yah, mungkin itu yang aku
tau dari semua kata-katanya), tapi karena keadaan aku harus memilih orang lain
untuk bersamaku saat ini.
Tahukah dia Tuhan,
bahwa aku disini sangat mencintainya?
Tahukah dia Tuhan,
walaupun aku banyak berbicara tapi tidak satupun harapan yang kuberikan padanya
itu ada, aku tetap disini selalu berusaha menemukan jalan dari semua ini?
Tahukah dia Tuhan,
bahwa setiap cerita bersamanya masih terekam jelas di otakku ?
Tahukah dia Tuhan,
air mataku ini masih menetes jika mengingatnya?
Tahukah dia TUhan,
bahwa aku selalu ingin bersamanya ?
Tahukah dia Tuhan, bahwa
aku selalu tak bisa berkata banyak jika melihatnya Karena dialah satu-satunya
yang bisa membuatku seperti itu?
Tahukah dia..
Tahukah dia..
Tahukah dia..
SAYA ELLYA SUPRIA
NINGSIH MASIH SANGAT MENYAYANGIMU..
SANGAT MENCINTAIMU..
6 NOVEMBER 2010
SAMPAI DETIK INI..




