Monday, May 2, 2016

Tanpa Judul 10:44





Ada sepotong kisah yang kau khawatirkan layaknya sisa potongan roti yang hilang sedangkan kau akan membaginya pada adik-adikmu.
Ada resah yang tertinggal dalam ujung otakmu.
Resah yang membuat matahari pagi terasa lebih panas daripada goresan besi panas yang menguliti telapak tanganmu.
Adakah celah untuk kenyamanan hadir diantara keresahan itu ?
Terlalu kecil seperti lubang semut yang tak tampak ketika kau tidak menatapnya lebih dekat.
Anginpun menerbangkanmu sampai ke awan.
membawamu lebih atas lebih atas lagi.
Apa yang kau temukan?
Apakah hanya gumpalan putih yang melayang-layang atau seseorang yang berdiri menunggumu di balik pelangi?
Menunggumu dengan penuh tawa dan cerita.

0 comments:

Post a Comment