Hawa dingin yang meresap masuk ke dalam tubuh seorang perempuan.
Ditelusurinya jalanan yang dipenuhi kubangan air.
Dengan senyum yang tercipta dari bibir merahnya dan wajah yang sudah tersentuh dengan bedak iya mengatakan "Tidak apa-apa"
Dalam hatinya sebenarnya sudah mengetahui hal ini akan terjadi.
Ada masa dimana kata hatimu lebih kuat daripada harapan konyolmu.
Hujan membawa peristiwa itu larut dengan mengkikisnya perlahan.
Dihitungnya langkah demi langkah, setitik air jatuh di tangan mungilnya lalu Ia berkata "Seperti inikah takdir, Ia akan jatuh tepat di genggamanmu?"
Ditelusurinya hati yang tadi terancang rapi lalu tiba-tiba menjadi tak menentu ujungnya seperti labirin yang membuat manusia sulit menemukan jalan keluar.
Ada apa dengan perempuan ini?
Ada hal yang membuat tangannya begitu dingin, hidupnya seperti bom, wajahnya seperti pelangi. Melengkung, berwarna, dan memiliki nafas disetiap detakannya.
Hujan membawa angin bersamanya. Ia terbang dan kembali mempertanyakan untuk memastikan ketakutannya sudah terbukti saat ini.
Ada hal yang membuat hujan menghentikan langkahnya.
Ada hal yang harus Ia mengerti.
Ada hal yang harus Ia Terima.
Hal yang membuat tangannya kembali menghangat seperti kehidupan kembali masuk ke dalam ujung jantungnya.
Ditelusurinya jalanan yang dipenuhi kubangan air.
Dengan senyum yang tercipta dari bibir merahnya dan wajah yang sudah tersentuh dengan bedak iya mengatakan "Tidak apa-apa"
Dalam hatinya sebenarnya sudah mengetahui hal ini akan terjadi.
Ada masa dimana kata hatimu lebih kuat daripada harapan konyolmu.
Hujan membawa peristiwa itu larut dengan mengkikisnya perlahan.
Dihitungnya langkah demi langkah, setitik air jatuh di tangan mungilnya lalu Ia berkata "Seperti inikah takdir, Ia akan jatuh tepat di genggamanmu?"
Ditelusurinya hati yang tadi terancang rapi lalu tiba-tiba menjadi tak menentu ujungnya seperti labirin yang membuat manusia sulit menemukan jalan keluar.
Ada apa dengan perempuan ini?
Ada hal yang membuat tangannya begitu dingin, hidupnya seperti bom, wajahnya seperti pelangi. Melengkung, berwarna, dan memiliki nafas disetiap detakannya.
Hujan membawa angin bersamanya. Ia terbang dan kembali mempertanyakan untuk memastikan ketakutannya sudah terbukti saat ini.
Ada hal yang membuat hujan menghentikan langkahnya.
Ada hal yang harus Ia mengerti.
Ada hal yang harus Ia Terima.
Hal yang membuat tangannya kembali menghangat seperti kehidupan kembali masuk ke dalam ujung jantungnya.
0 comments:
Post a Comment