Okay, ini cerita mengejutkan yang datang dari seseorang yang pernah mengisi hidupku. Malam yang dingin dengan hembusan angin yang muncul melewati celah-celah ventilasi kamar. Potret itu mengejutkan. Begitu mengejutkan. Itu sudah lama, namun rasanya seperti ada rasa kehilangan. Bukan karena masih mencintai, tapi kalian akan paham jika menjadi aku. Ternyata tidak hanya menjadi aku, wanita yang memiliki kisah sama sepertiku juga merasakan itu. Ibu. Dia sangat paham dengan apa yang terjadi dengan aku saat ini. Karena dia pernah merasakan apa yang aku rasakan.
Bagaimana tidak kau merasa kehilangan, seseorang yang selama setahun pernah menemani hidupmu. Yang menyayangimu sepenuh hati namun kau lukai dengan keegoisanmu. Yang selalu setia menemani dalam keadaan apapun.
Boleh di review sedikit kisah yang lalu?
Aku lebih dahulu menyukainya saat itu. Hari kartini potret pertama kami. Cerita dimulai dari hari itu. Di rumah sakit saat aku terbaring lemah ditengah malam yang begitu gelap, orang itu bersedia menemaniku sampai saat aku tersadar. Menatapku penuh cinta. Mengusap kepalaku dengan tangan hangatnya. Dulu aku begitu lemah sehingga rumah sakit menjadi tempat langganan tempat ku tertidur. Hari dimana aku tidak sadarkan diri di kampus, lelaki itu datang dengan perasaan cemas berlari ke arahku yang terbaring lemah di brankar beralaskan sprei putih. Dia yang membukakan sepatu ku dan melepaskan kaos kaki yang menutupi kaki dinginku. Lagi lagi menatapku penuh haru karena cemas. Dia yang menggendongku naik ke kursi roda, yang mendorongku sambil menyuruhku tersenyum. Dia yang tiap sabtu menemaniku check up ke rumah sakit. Menemaniku menunggu di rumah sakit. Saat ulang tahun dia yang memberikan kejutan paling indah, membawakan sepatu dan tas kotor bekas telur dan tepung yang selalu mengusap usap rambutku ketika tingkah kekanak-kanakkanku muncul. Tapi aku meninggalkannya karena keegoisanku.
Jika direview lagi aku mungkin bisa menangis.
Dan saat itu, berarti itu sms terakhir sebelum ikrar yang kau ucapkan.
Terima kasih karena telah pernah menjadi bagian hidupku, Kak.
Aku bahagia.
Maafkan karena pernah membuatmu begitu terluka.
Aku bahagia melihat kedewasaanmu saat ini, Kak.
Happy wedding yaq.
Akhirnya Allah memberikan jodoh yang begitu cantik dan baik untukmu.
Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah.
Cepet dapet momongan, Kak. :)
Selamat Kak LMRP :)
Adikmu bahagia melihatmu sekarang ;)
Bagaimana tidak kau merasa kehilangan, seseorang yang selama setahun pernah menemani hidupmu. Yang menyayangimu sepenuh hati namun kau lukai dengan keegoisanmu. Yang selalu setia menemani dalam keadaan apapun.
Boleh di review sedikit kisah yang lalu?
Aku lebih dahulu menyukainya saat itu. Hari kartini potret pertama kami. Cerita dimulai dari hari itu. Di rumah sakit saat aku terbaring lemah ditengah malam yang begitu gelap, orang itu bersedia menemaniku sampai saat aku tersadar. Menatapku penuh cinta. Mengusap kepalaku dengan tangan hangatnya. Dulu aku begitu lemah sehingga rumah sakit menjadi tempat langganan tempat ku tertidur. Hari dimana aku tidak sadarkan diri di kampus, lelaki itu datang dengan perasaan cemas berlari ke arahku yang terbaring lemah di brankar beralaskan sprei putih. Dia yang membukakan sepatu ku dan melepaskan kaos kaki yang menutupi kaki dinginku. Lagi lagi menatapku penuh haru karena cemas. Dia yang menggendongku naik ke kursi roda, yang mendorongku sambil menyuruhku tersenyum. Dia yang tiap sabtu menemaniku check up ke rumah sakit. Menemaniku menunggu di rumah sakit. Saat ulang tahun dia yang memberikan kejutan paling indah, membawakan sepatu dan tas kotor bekas telur dan tepung yang selalu mengusap usap rambutku ketika tingkah kekanak-kanakkanku muncul. Tapi aku meninggalkannya karena keegoisanku.
Jika direview lagi aku mungkin bisa menangis.
Dan saat itu, berarti itu sms terakhir sebelum ikrar yang kau ucapkan.
Terima kasih karena telah pernah menjadi bagian hidupku, Kak.
Aku bahagia.
Maafkan karena pernah membuatmu begitu terluka.
Aku bahagia melihat kedewasaanmu saat ini, Kak.
Happy wedding yaq.
Akhirnya Allah memberikan jodoh yang begitu cantik dan baik untukmu.
Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warrahmah.
Cepet dapet momongan, Kak. :)
Selamat Kak LMRP :)
Adikmu bahagia melihatmu sekarang ;)
0 comments:
Post a Comment